(Oleh : M.Has A.G)
Disebuah
Jembatan penyebrangan, lelaki tua itu duduk di situ sambil menekurkan
kepala. Persisi di tengah jembatan di depannya di sodorkan sebuah kaleng
peot tanpa isi uang logam pecahan terkecil. di bawah jembatan terdapat
kendaraan bermotor dengan laju derasnya. Arus lalu lintas mendadak macet
berdesakaan.
Lelaki
Tua itu turun melangkah menuju lekukan pinggir jalan dengan mendorong
gerobak peot serta bau. Ia mencari-cari botol plastik dan memulungnya.
Seekort anjing betina kecil muncul dari dalam gerobaknya.
Lelaki
Tua itu berjalan melewati pangkalan parkir truk dengan mendorong
gerobaknya, ia mencari-cari Seputung rokok yang masih berapi di pinggir
jalan itu. Orang-orang menutup hidungnya ketika bersimpangan dengan
lelaki tua itu.
Lelaki
tua itu memarkir gerobaknya di parkiran mobil-mobil tanpa rasa malu.
Tiba-tiba lelaki tua itu berjalan mampir ke warung makan dengan baju
compang-campingnya dan bau. dari kejauhan tampak satpam mengacungkan
tinggi-tinggi pentungnya. Lelaki tua itu terus berjalan melaju masuk
warung makan, menghiraukan satpam.
Seorang pelayan warung makan bergegas berlari kencang keluar,
menyerahkan sekantong plastic berisikan bungkusan air minum dan
makanan, Sambil berkata “pergilah jauh-jauh dan jangan pernah kembali
lagi”.
Lelaki
tua itu pergi meninggalkan warung makan dengan mendorong gerobak yang
penuh barang rosokan. Dia berjalan tanpa tujuan pasti. Setelah berjalan
cukup jauh, ia berhenti di suatu tempat yang biasa ia jadikan tempat
peristirahatan atau yang biasa ia sebut “markas abadi”.
Sambil beristirahat, lelaki tua itu mengeluarkan secuil daun pisang yg
di perolehnya dari sisa orang berjualan di pasar. Dan di lembarkannya
kertas Koran bekas di bawahnya sebagai alas makanan. Lelaki tua itu
membagi dua makanan itu dengan anjing kecilnya.
Bocah
laki-laki dengan beberapa gepengan tutup botol yang di bawanya, tampak
berdiri mendekati lelaki tua itu. Memandang dengan rasa lapar dan
mengucapkan Semboyan unik “Pak lapar pak”. Karena lelaki tua itu merasa
kasihan, bocah itu lalu di perbolehkan bergabung untuk makan bersama
lelaki tua itu dan anjing.
Matahari
telah terbenam,berganti malam yang penuh bintang. Bocah itu tertidur
pulas bersama lelaki tua itu. Dentingan jam terus bejalan, ayam berkokok
pertanda pagi telah tiba, lelaki tua itu terbangun karena kokokan ayam
yang sangat merdu, Begitu pula bocah itu. Mereka berdua terbangun dan
tidak lupa bekerja memulung kembali sampah-sampah di pinggir jalan. Tidak ada pekerjaan lain baginya selain memulung.
Bocah
itu mulai terbiasa, dia dan lelaki tua itu sudah mulai akrab, dekat.
Mereka berdua mulai bisa mengerti antara satu sama lain. Dan mereka
berdua merasa sudah seperti sahabat saja.
Manfaat Dan Khasiat Buah Naga
( Oleh : M.Hasanuddin AG )
Buah
ini disebut buah naga, mungkin karena memiliki sisik yang mengigatkan
orang pada naga. Buah ini merupakan jenis kaktus berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. Buah ini ditanam secara komersial di Vietnam dan Australia. Buah naga juga mulai dibudidayakan di Indonesia. Karena buah ini mengandung benyak sekali manfaat.
Mengapa Buah Naga Dibudidayakan ?
1.) Khasiat
Buah
naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan
mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan,
danmengobati keluhan keputihan.
2.) Kandungan Nutrisi Lengkap Buah Naga
ð Kadar gula : 13-18 briks
ð Air : 90%
ð Karbohidrat : 11,5 gram
ð Asam : 0,139 gram
ð Protein : 0,53 gram
ð Serat : 0,71 gram
ð Kalsium : 134,5 mg
ð Fosfor : 8,7 mg
ð Magnesium : 60,4 mg
ð Vitamin C : 9,4 mg
3.) Ciri – Ciri
Isi
buahnya bewarna putih,merah, atau ungu dengan taburan biji – biji yang
bewarna hitam. Tekstur isinya seperti isi tembikai, rasanya seperti buah
kiwi.
4.) Turunkan Kolesterol
Kandungan
serat buah naga mencapai 0,7-0,9 gram per-100 gram daging buah dan
sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Serat pangannya (dietary fiber) sangat baik untuk mencegah diabetes mellitus, jantung,stroke,kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya.
Buah
naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang
dahaga, karena buah naga mengandung kadar air yang tinggi sekitar 90%
dari berat buah. Rasanya cukup manis karena mengandung kadar
gula mencapai 13 – 18 briks.
Secara umum, buah naga kaya dengan potassium,ferum,protein,serat,sodium dan kalsium yang baik untuk kesehatan berbanding buah – buah lain yang diimport. Buah kaktus
madu ini cukup kaya dengan berbagai zat Vitamin dan mineral yang sangat
membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam
tubuh manusia. Tanaman ini lebih baik pertumbuhannya bila ditanam di
dataran rendah antara 0-350 Meter (di atas permukaan laut) DPL. Suhu
udara yang ideal antara 26-36 derajat celcius dan kelembaban 70-90%.
Tanah harus ber-aerasi dengan baik dengan derajat keasaman (pH) 6,5-7.
Karya : M.Hasanuddin AG “ IX A ”


